Teman yang baik dan buruk


            Manusia itu tidak mungkin hidup sendirian. Kita di dunia ini saling tolong menolong. Islam mengarahkan kita pada nilai-nilai positif untuk menuju jalan yang lurus. Dan semua orang itu mempunyai tujuan masing-masing. Kita harus berteman dengan orang-orang yang bisa mengantarkan kita kepada jalan yang benar. “Memilih dengan benar teman yang baik bukan yang buruk”
            Manusia disebut makhluk sosial karena manusia suka berbagi. mau memberikan barangnya untuk diberikan pada orang lain. Hadist ini mengarahkan kita agar kita mencari teman yang baik dan benar. Masing-masing orang pasti ingin mendapat ridho Alloh. Isyarat yang baik. Contoh. Ada penjual minyak wangi lalu pasti kita dicobai salah satu minyak wangi itu lalu kalau kita suka dengan parfum itu kita akan membelinya (kita sudah dapat pengaruh yang baik).
teman yang baik dan buruk


            Jika kita bergaul dengan orang baik maka kita akan mendapatkan pengaruh yang baik juga tapi kalau kita bergaul dengan orang buruk maka kita akan mendapatkan pengaruh yang buruk juga.
            Di alam ruh kita mulai mengenal lalu bertemu di dunia dan menjadi kenyataan dan bisa jadi menjadi jodohnya.di dalam pernikahan pasti ada masalah atau ujian yang bermacam-macam. Islam juga mempunyai pemimpin dan pemimpin orang islam adalah orang-orang sholeh.Bahasa Abuya :
الذ ى  قلبه  ويهذ ب احلا قه وياءتى بيده الى الله
“Abuya Menunjukkan bahwa manusia butuh orang sholeh”
            Dalam satu kaum carilah orang yang baik-baik
Menyerupai sesuatu maka akan terseret kepada usahanyan
“Sebaik-baik orang pasti masih ada buruknya dan sejelek-jelek orang pasti masih ada baiknya”
Bekas bajingan lebih baik dari pada bekas santri

Yang akan jarang ada di zaman akhir adalah yang mencari saudara kaerna Alloh
Share on Google Plus

About Ma'had Al Inshof Al Islami

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment